My Neighbor Totoro?

Halo lagi!
Akhir-akhir ini saya merasa cukup aktif dan ingin sekali menulis. hehe

Di Indonesia, semua film berusaha membuat karya yang berdasarkan sebuah pengalaman. Based on true Story apaagi kalau film horror, pasti akan sangat menjual. Namun bagaimana dengan film yang berusaha menyembunyikan sebuah cerita dan mengganti sedikit alur sehingga para penonton penasaran dan menemukan jawaban atas misterinya di tahun-tahun kemudian?

Kali ini saya bakal sedikit cerita mengenai sebuah film nih. Banyak sekali orang yang memparodikan film ini. Namun saya tidak akan me-review filmnya melainkan saya kupas misteri yang menyelimuti film ini. Nama film ini adalah My Neighbor Totoro. Sebuah film animasi karya Hayao Mizaki hasil produksi dari Studio Ghibli ini berhasil menyabet Best Film di Mainichi award tahun 1988 dan memenangkan Animage Anime Gran Prix.

Yah mungkin nggak banyak yang tahu studio Ghibli namun bagi kalian yang pernah menonton Grave of Fireflies tentang kakak-adik saat masa bomb hiroshima-nagasaki mungkin kalian akan terpintas sekeren apa animasi klasik ini. Bagi kalian yang sudah menikmati film My Neighbor Totoro, mungkin kalian akan mencoba menyaksikan lagi dan semakin tertarik untuk mencari tahu mengenai film ini.


Apa pendapat kalian mengenai film My Neighbor Totoro ini? Ya, film ini memiliki karakter yang "adorable" dan plot cerita yang sangat haru dan membahagiakan. Benarkah begitu? Mungkin anda belum tahu begitu juga dengan saya yang baru-baru ini menemukan sebuah pembicaraan yang tenggelam mengenai film ini. Benarkah Film ini menceritakan kisah bahagia? Bisa jadi tidak jika kita beranggapan bahwa film ini diadopsi dari sebuah tragedi yang menimpa sebuah keluarga puluhan tahun lalu. Tragedi ini disebut dengan tragedi "sayama".

Film ini mengaanggap bahwa Totoro merupakan "shinigami" (grim reaper) atau dewa kematian. Mereka merepresentasikan bahwa jika anda melihat Totoro, maka kematian sudah dekat (Waw). Bagaimana bisa? Bagaimana Totoro bisa dianggap dewa kematian? jawabannya akan kita bahas disini.

Banyak sekali kejadian yang secara "kebetulan" mirip dengan tragedi sayama ini sendiri. Tragedi sayama terjadi pada bulan Mei 1963. Suatu hari di daerah sayama seorang anak perempuan diculik untuk uang tebusan, diperkosa dan dibunuh. Kakak perempuannya yang menemukannya cukup trauma dengan kejadian ini hingga ketika ditanya apa yang dia lihat, di menjawab melihat "tanuki" (semacam musang) yang sangat besar dan monster kucing. Terdengar familiar? Totoro jelas adalah seekor Tanuki. Dia makan kacang-kacangan dan tinggal di pepohonan. Kemudian kejadian ini berlanjut dengan bunuh dirinya kakak perempuan tersebut. Dan begitulah kejadian ini dinamakan Tragedy Sayama. Tokoh dalam film ini  adalah kakak perempuan bernama Satsuki (dalam bahasa indonesia berarti bulan Mei) dan seorang adik bernama Mei. Setting tempat benar-benar disesuaikan dengan daerah sayama pada masa itu.
Bisa kalian lihat kanji pada bis kucing ini? itu bertuliskan 七国病院 shichikoku byouin (rumah sakit 7 negara) pada daerah sayama terdapat tempat sebuah rumah sakit bernama
八国病院 hachikoku byouin (rumah sakit 8 negara) yang "kebetulan" letaknya sama persis seperti digambarkan di anime. Ketika Mei hilang, Satsuki mencarinya dan satsukilah yang pertama kali menemuinya dengan bus kucing. Kalu kita katakan bahwa Totoro adalah dewa kematian, maka bis kucing inilah transportasi roh menuju alam lain. Pada tragedi sayama, adik perempuannya mati, dan yang pertama kali menemukannya adalah kakak perempuannya yang beberapa hari kemudian memutuskan untuk bunuh diri. Apakah kakanya akan menemui roh adiknya dengan naik bis kucing? bisa jadi :D
Dalam film ini diceritakan pula adanya sebuah surat yang diterima oleh seorang anak laki-laki karena tidak ada orang dirumah. Dalam film ini laki-laki ini tidak ada hubungan keluarga dengan Satsuki dan Mei. Namun pada sayama incident, laki-laki pertama yang menemukan surat karena tidak ada siapapun dirumah adalah kakak laki-laki korban.
Gambar diatas menunjukkan Mei yang sedang duduk dekat patung jizou. Patung ini dalam ajaran budha melambangkan budha yang akan merawat roh anak kecil yang sudah mati. Seakan-akan film ini menyatakan bahwa Mei memang sudah mati pada film ini dan seperti halnya pada tragedi sayama. Beberapa artikel menyatakan bahwa dalam lirik lagu nekobus ada kalimat "notta okyaku wa youki na obake" yang artinya "penumpang yang naik adalah hantu yang ceria" apakah Satsuki dan Mei sudah jadi hantu dalam film ini? saat ini saya masih mencari lagu Nekobus yang berlirik namun belum menemukan untuk lirik bisa dilihat disini  http://www.animelyrics.com/anime/totoro/ttneko.htm

Pada gambar ini bisa kita lihat pada bagian awal saat keluarga Mei baru pindah rumah dan menata barang. Bisa kita lihat kotak bertuliskan 狭山茶 yang berarti sayamacha atau Teh Sayama. Apa artinya nama sayama ini? sebuah tempat di saitama? tempat kejadian pembunuhan hingga disebut tragedi sayama?

Anyway. Banyak sekali hal-hal menarik dalam film ini. Dibalik banyak rumor buruk, saya menganggap film ini adalah karya yang sangat unik dan menggemaskan. Masih banyak misteri yang belum terungkap dari misteri ini dan saya harap bisa menemukan semua kejelasan nantinya. Dan kalau anda ingin menontonnya, saya beri anda sedikit review. Film ini menceritakan tentang sebuah fantasi dimana sepasang kakak adik berpetualang di lingkungan barunya dan berteman dengan seekor Tanuki yang mereka sebut Totoro yang hanya bisa dilihat oleh mereka. Selamat menyaksikan :D

Related Posts

2 comments

  1. yeah. aku suka banget sama totoro. dan anime dari studio gibli yang paling berbekas dalam hati semua. cuman yang paling itu spirited away, howl's moving castel, ponyo, the borrower ariety, kiki's delivery service
    aku ngeh banget sama kualitas animenya. HD dan jernih banget warnanya. alurnya juga, bedalah. khasnya miazaki

    ReplyDelete
  2. Belum pernah nonton filmnya, tapi suka dengerin lagu lagunya.

    ReplyDelete

Template by Sora Templates. Powered by Blogger.